Percaya atau tidak ternyata ditemukan es di planet Merkurius yang letaknya paling dekat dengan matahari, planet yang secara logika tidak bisa dijadikan tepat tinggal bagi mahluk hidup karena suhunya yang panas sekali tersebut ternyata memiliki hamparan es yang cukup luas.
Hamparan es tesebut ditemukan oleh Messenger yang merupakan pesawat antariksa NASA yang secara kebetulan melintas dekat planet yang dikenal dengan suhunya yang sangat panas tersebut. Hal ini merupakan sebuah pembuktian setelah sekian lama banyak ilmuwan yang percaya bahwa di sebagian permukaan merkurius terdapat es.
Penemuan ini begitu sangat menarik sehingga NASA sendiri memutuskan untuk lebih mendekat ke area yang memiliki permukaan es tersebut di bulan mendatang karena pada saat ini posisi jalur orbit mereka tidak begitu memungkinkan untuk melihatnya secara jelas dikarenakan letak dari hamparan es tersebut yang berada di bagian kutub utara Merkurius, bahkan mereka percaya lapisan es tersebut terdapat juga di bagian kutub selatannya.
Belum jelasnya penyebab dari teciptanya lempengan es tersebut karena pada planet dengan suhu yang panasnya mencapai 430 derajat celcius tersebut sangat mustahil es bisa terbentuk, namun berdasarkan teori para ilmuwan es tersebut bisa saja terbentuk oleh sejenis material organik yang menyelimutinya seperti asam amino.
Sebetulnya teori adanya air di planet Merkurius tersebut sudah lama dicetuskan oleh para ilmuwan, hal terssebut didasari oleh sebuah percobaan dengan menembakan sinyal radar ke permukaan palnet tersebut dan percobaan tersebut mengindikasikan tentang adanya material air dan es.
Read full post »
Hamparan es tesebut ditemukan oleh Messenger yang merupakan pesawat antariksa NASA yang secara kebetulan melintas dekat planet yang dikenal dengan suhunya yang sangat panas tersebut. Hal ini merupakan sebuah pembuktian setelah sekian lama banyak ilmuwan yang percaya bahwa di sebagian permukaan merkurius terdapat es.
Penemuan ini begitu sangat menarik sehingga NASA sendiri memutuskan untuk lebih mendekat ke area yang memiliki permukaan es tersebut di bulan mendatang karena pada saat ini posisi jalur orbit mereka tidak begitu memungkinkan untuk melihatnya secara jelas dikarenakan letak dari hamparan es tersebut yang berada di bagian kutub utara Merkurius, bahkan mereka percaya lapisan es tersebut terdapat juga di bagian kutub selatannya.
Belum jelasnya penyebab dari teciptanya lempengan es tersebut karena pada planet dengan suhu yang panasnya mencapai 430 derajat celcius tersebut sangat mustahil es bisa terbentuk, namun berdasarkan teori para ilmuwan es tersebut bisa saja terbentuk oleh sejenis material organik yang menyelimutinya seperti asam amino.
Sebetulnya teori adanya air di planet Merkurius tersebut sudah lama dicetuskan oleh para ilmuwan, hal terssebut didasari oleh sebuah percobaan dengan menembakan sinyal radar ke permukaan palnet tersebut dan percobaan tersebut mengindikasikan tentang adanya material air dan es.


